Contoh TOT Pelatihan Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Agribisnis

22 07 2012

Pelatihan Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Agribisnis Bagi Petani – Nelayan Andalan (Ktna)
Oleh : Ir. Rohmad, MMA

Pendahuluan
Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku oarang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Perilaku yang ditimbulkan oleh kepemimpinan itu berupa kesediaan orang-orang bekerjasama mencapai tujuan organisasi yang telah disepakati bersama. Kepemimpinan pada petani-nelayan terbentuk melalui jalur kelompok tani. Mereka memilih ketuanya yang disebut kontak tani. Seterusnya setiap level administrasi pemerintahan terpilih Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Sehingga ada kelompok KTNA tingkat Nasional, tingkat Propinsi, tingkat Kabupaten / Kota, tingkat kecamatan/Desa.

Negara kita adalah negara agraris, sehingga sektor agribisnis itulah yang perlu dikembangkan. Agibisnis tersebut meliputi Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, Tanaman Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Kelautan, Kehutanan dan Agro Wisata. Pelopor pengusaha agribisnis dari Alumni Magang Jepang, yang tergabung dalam IKAMAJA (Ikatan Keluarga Alumni magang Jepang). Mereka berpotensi besar dari pengalaman magang di Jepang. Dengan sentuhan sedikit mereka dapat maju menjadi wirausaha agribisnis modern dan tangguh.

Aspek akhlak merupakan titik awal upaya perubahan masyarakat. Akhlak bagaikan tongkat yang dapat memindahkan arah kereta api dari satu jalan ke jalan lain atau dari satu arah ke arah yang lain. Pembinaan kepemimpinan KTNA diharapkan dapat mempercepat terbentuk dan tumbuhnya kelompok tani yang sehat, produktif dan tangguh. Pemberdayaan pemuda tani, utamanya anggota IKAMAJA diharapkan mempercepat terbentuknya wirausahawan agribisnis yang tangguh dan berwawasan global. Penanaman nilai-nilai mulia melalui pembinaan akhlak-akhlak moral dan etika akan mencetak pemimpin  dan wirausahawan yang bermoral, tangguh dan berkarakter mulia.

Selanjutnya untuk mendukung peningkatan pembangunan pertanian tersebut diperlukan figur seorang wirausahawan yang berkarakter, berwibawa, jujur, tekun, kreatif dan mempunyai jiwa kepemimpinan.  Sehubungan dengan hal tersebut , telah diselenggarakan TOT Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis di ……………. pada tanggal …………………. dan sebagai tindak lanjut dan pelatihan tersebut akan dilaksanakan Pelatihan Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis  bagi Petani yang nantinya diharapkan dapat mewujudkan dan meningkatkan sumber daya manusia pertanian yang profesional di bidang agribisnis.

TUJUAN
Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap positip petani (Ketua Gapoktan) pelaksana PUAP sehingga lebih berkarakter dan profesional dalam mengaplikasikan dan mengembangkan sikap kepemimpinan dan kewirausahaan agribisnis di tingkat petani.

SASARAN
Terciptanya figur seorang wirausahawan yang berkarakter, berwibawa, jujur, tekun, kreatif dan mempunyai jiwa kepemimpinan bagi petani pelaksana PUAP di Kabupaten.

IN PUT

  1. Jumlah peserta sebanyak ….orang yang berasal dari …………………………..
  2. Adanya biaya yang bersumberkan dari ……………………………………..

OUT PUT
Terselenggaranya kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis bagi Petani di …………………………..

OUT COME
Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap bagi petani ( Ketua Gapoktan pelaksana PUAP) sehingga menciptakan figur seorang wirausahawan yang berkarakter, berwibawa, jujur, tekun, kreatif dan mempunyai jiwa kepemimpinan.

DASAR HUKUM

WAKTU DAN TEMPAT
1. Waktu Pelaksanaan :
2. Tempat :

ORGANISASI PENYELENGGARA

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan pelatihan dibentuk dan disusun organisasi penyelenggara sebagai berikut :

Pengarah :
Penanggung jawab :
Ketua Pelaksana :
Sekretaris :
Sie Materi :
Kepesertaan :
Keuangan / PMDK :

URAIAN TUGAS PANITIA PENYELENGGARA
a. Pengarah.
Mengarahkan pelaksanaan kegiatan pelatihan sesuai dengan rencana kegiatan yang telah ditetapkan/dijadwalkan.
b. Penanggung Jawab.
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan
c. Ketua Pelaksana.
–   Mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan yang telah ditetapkan/dijadwalkan
–   Membentuk Tim kerja
–   Bersama Unit Kerja yang lain melakukan konsultasi dalam rangka persiapan dan pelaksanaan kegiatan
d. Sekretaris.
–   Bertanggung jawab atas administrasi penyelenggaraan kegiatan TOT Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis.
–    Melakukan pengawasan, bimbingan dan koordinasi terhadap petugas kesekretariatan
–   Membantu Ketua Pelaksana dalam menyusun Program TOT Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis.
–   Mewakili Ketua Pelaksana apabila ketua berhalangan hadir
e. Sie Materi.
Menyiapkan materi pelatihan yang akan diperuntukkan bagi peserta pelatihan
f. Kepesertaan
Menyiapkan semua keperluan peserta pelatihan selama kegiatan pelatihan berlangsung.
g. Keuangan / PMDK.
Membayarkan dan mempertanggung jawabkan semua pengeluaran keuangan dalam rangka kegiatan pelatihan.

I.  PESERTA
Persyaratan  Peserta

  1. Ketua Gapoktan pelaksana PUAP
  2. Belum pernah mengikuti pelatihan sejenis.
  3. Bersedia dan mampu menindak lanjuti hasil diklat
  4. Sehat jasmani dan rohani
  5. Bersedia mengikuti seluruh kegiatan diklat sampai selesai
  6. Membawa photo ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar

Jumlah dan Asal Peserta
Peserta berjumlah ……………………….

 II.  PELATIH / WIDYAISWARA

a. Persyaratan Pelatih/ Widyaiswara

  1. Telah mengikuti TOT Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis.
  2. Menguasai materi yang dilatihkan
  3. Menguasai metode berlatih bagi orang dewasa.
  4. Mampu menyusun Paket Pembelajaran utamanya  materi latihan dari kelompok inti.
  5. Mempunyai kemampuan dan pengalaman mengajar
  6. Menguasi metode berlatih melatih orang dewasa
  7. Mampu mengevaluasi hasil kegiatan berlatih melatih.

b.   Asal Pelatih/ Widyaiswara :
Sebagai pelatih adalah peserta TOT Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis yang  berasal dari :…………

III.  MATERI  PELATIHAN

NO.

MATERI PELATIHAN

JUMLAH JAM

@ 45 Menit

I

KELOMPOK DASAR

 

 

1. Kebijakan Pembangunan Pertanian

2

 

2. Pengembangan potensi diri

2

II

KELOMPOK INTI

 

 

1. Kepemimpinan

6

 

2. Moral Etika

4

 

3. Kewirausahaan Agribisnis

8

 

4. Penyusunan Rencana Usaha bersama (RUB)

6

 

5. Analisa Usaha

4

 

6. Pengolahan Limbah Pertanian

5

III

KELOMPOK PENUNJANG

 

 

1. Dinamika Kelompok

2

 

2. Rencana Tindak Lanjut ( RTL )

1

JUMLAH

40

IV.   METODE PELATIHAN
Metode yang digunakan adalah kombinasi metode berlatih-melatih orang dewasa  (andragogy) yaitu Ceramah dan penjelasan singkat, Curah pendapat, tanya jawab, diskusi kelompok, diskusi pleno, studi kasus, Simulasi dan  talkshow.

V.  EVALUASI
Evaluasi dilakukan dalam ruang lingkup :

  • Pengetahuan dan Kemampuan peserta ( Pre-Test dan Post Test )
  • Pelaksanaan pelatihan.

VI.   PEMBIAYAAN
Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis bagi Petani dibiayai dari …………………………………

VII. STTPP
Para peserta pelatihan setelah selesai mengikuti kegiatan akan memperoleh STTPP ( Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan ) dari pihak penyelenggara.

VIII.PENUTUP

  • Penyelenggara Kegiatan PelatihanKepemimpinan dan Kewirausahaan Agribisnis bagi Petani agar menyelesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan paling lambat 7 hari setelah kegiatan selesai.
  • Hal-hal yang belum tertuang di dalam petunjuk Pelaksanaan ini akan diatur dan disesuaikan sebagaimana mestinya.

Demikian Contoh TOT ini dibuat untuk dipergunakan bagi para petani-peternak yang membutuhkan. Thank.

 

About these ads

Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: