Kegiatan UKS dalam Program Kesehatan

27 06 2012

Proyek kesehatan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan derajat kesehatan serta kualitas hidup masyarakat yang berpenghasilan rendah. Untuk mencapai tujuan di atas maka perlu adanya keterpaduan antara pembangunan sarana air berish & sanitasi (SAB/S) dengan program kesehatan dan hygiene serta pemberdayaan.

Pencapaian tujuan peningkatan produktivitas dan derajat kesehatan serta taraf hidup terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah harus dilakukan pembangunan sarana air berish & sanitasi (SAB/S) secara terpadu dan berkelanjutan. Sedangkan program kesehatan dan hygiene harus diikuti dengan peningkatan pola hidup bersih dan sehat dalam rangka mencegah terjadinya penularan penyakit yang ditularkan melalui air dan lingkungan terutama penyakit diare.

Lima aspek penting yang harus diperhatikan dalam melaksanakan opsi kesehatan yaitu teknism sosial, kelembagaan, finansial dan lingkungan. Opsi kesehatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat antara lain :

  1. Pembuangan tinja pada jamban yang memenuhi syarat.
  2. Cuci tangan setelah buang air besar (BAB), setelah membersihkan kotoran bayi, sebelum makan, sebelum menyuapi bayi dan sebelum menyiapkan makanan.
  3. Menjaga air minum terbebas dari pencemaran, baik di sumber air maupun di rumah.
  4. Pengobatan penderita dalam skala kecil untuk pemberantasan penyakit (pengobatan kecacingan disekolah dan pencegahan serta pemberantasan penyakit lain dalam skala kecil).

Adapun kegiatan yang berkaitan dengan UKS antara lain dilakukan :

  1. Inspeksi sanitasi yaitu melalui pemantauan sarana air bersih dan sanitasi yang ada disekolah, biasanya dilakukan secara periodic pada awal kegiatan, pertengahan serta akhir kegiatan untuk mengetahui perkembangan serta tingkat keberhasilan kegiatan kesehatan sekolah tsb.
  2. Promosi kesehatan yaitu pengadaan sarana seperti spanduk, stiker untuk promosi kesehatan di sekolah dengan menggunakan pesan-pesan yang menarik siswa sehingga siswa mau berperilaku hidup bersih dan sehat.
  3. Penyuluhan kesehatan yaitu penyuluhan tentang pentingnya kesehatan kepada para siswa untuk merubah perilaku menuju perilaku hidup bersih dan sehat.
  4. Sarana cuci tangan yaitu pengadaan sarana cuci tangan di sekolah untuk membiasakan para siswa melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah makan dan setelah bermain.
  5. Pengadaan bak sampah yaitu pengadaan sarana tempat sampah disekolah untuk membiasakan para siswa membuang sampah pada tempat sampah. Terlebih lagi juga dilakukan pemisahan jenis sampah yaitu sampah basah dan sampah kering untuk mempermudah pengelolaannya.
  6. Jum’at bersih yaitu kerja bhakti yang diikuti oleh semua komponen sekolah yaitu Guru, Murid, Petugas kebun/kebersihan sekolah, Pedagang makanan untuk membersihkan lingkungan sekolah yang meliputi halaman sekolah, ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, dapur, WC, Kamar mandi, Ruang UKS dan aula atau mushola.
  7. Kontrol atau cek kesehatan kuku, gigi dan telinga bagi para siswa setiap hari senin serta setiap satu bulan sekali diadakan cek oleh dokter specialis.

Salah satu strategi yang hendak dilakukan adalah perbaikan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan pelayanan kesehatan adalah melalui opsi kesehatan yang dikemas dalam program UKS berbentuk HSE (Hygiene sanitation Education).

HSE SALAH SATU KOMPONEN DALAM UKS

Opsi kesehatan berpijak pada cara-cara pemutusan rantai penularan penyakit yang bersumber dari tinja/kotoran manusia dan “water-borne”. Untuk menjelaskan ini perlu disimak “Diagram F” yang telah dimodifikasi. Disebut dengan diagram F karena setiap mata rantai dalam bahasa inggris dumulai dengan huruf F yaitu Finger = tangan, Flies = tanah, Fluid = cairan/air dan Food = makanan.

  •  Tinja berhubungan dengan Tangan/Finger, Lalat, Tanah/Files dan Air /Fluid.
  • Tanah berkaitan dengan Kaki
  • Semua Faktor : Tangan, Lalat, Tanah dan Air berpengaruh pada Makanan dan Minuman
  • Semua Faktor bermuara di Mulut
  • Membentuk diagram F

Dari Gambar “Diagram F” tersebut dapat dilihat betapa banyak rantai penularan yang dapat atau perlu diputus untuk mencegah terjadinya penularan penyakit. Untuk pemutusan rantai tersebut dapat dilakukan dengan pembinaan PHBS melalui intervensi pembinaan kegiatan HSE di sekolah (SD atau MI) dengan sasaran para siswa. Intervensi ini dapat dikembangkan dari “KARTU SISWA” yang berisi 7 (tujuh) ajakan sebagai alat monitoring. Kegiatan ini juga akan memberikan manfaat sebagai salah satu upaya menciptakan kerjasama antar Kepala Puskesmas (atau dokter), Sanitarian (Petugas HS), Kepala Sekolah, Guru dan Petugas UKS.

KARTU SISWA

S D / M I               : …………………………

D e s a                  : …………………………

Kecamatan           : …………………………

Nama Siswa         : …………………………

Tempat, Tgl Lahir : …………………………

Nomor Induk        : …………………………

A l a m a t             : …………………………

PERILAKU HIDUP SEHAT

  1. Mandi dengan air bersih 2 kali sehari pagi dan sore serta selalu periksa kuku dan telinga.
  2. Menggosok gigi dengan air bersih setelah makan dan sebelum tidur.
  3. Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil di jamban / kakus.
  4. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan
  5. Cuci tangan setelah BAB dengan memakai sabun.
  6. Memakai alas Kaki (Sandal, Sepatu) bila bermain ditanah yang lembab
  7. Buang Sampah pada Tempat Sampah

Dampak positif dilakukannya HSE di sekolah adalah :

  1. Anak-anak (siswa) tersebut dapat mempengaruhi keluarganya (termasuk orang tuanya) serta teman-temannya untuk lebih menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
  2. Unit Pengelola Sarana Air Bersih dan Sanitasi (Misalnya HIPPAM) dan masyarakat lebih termotivasi memelihara sarana air bersih dan sanitasi yang dibangun.
  3. Wawasan Fasilitator Masyarakat (Kepala Puskesmas, Petugas HS, Bidan Desa, Guru, Petugas UKS, Perangkat Desa/Kades dll) lebih terbuka dalam mendukung peningkatan keberhasilan maupun pengelolaan sarana yang dibangun.

Langkah-langkah dalam HSE untuk anak sekolah dalam Program Kesehatan.

  1. Penyampaian konsep HSE Sekolah kepada TKKab. TK Kec. Sanitarian, Bidan Desa, Kepala Sekolah, Guru UKS serta Unit Pengelola Sarana AB & S.
  2. Pendataan Awal Kondisi perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa (khususnya kelas IV dan V).
  3. Penjelasan Kartu Siswa oleh Kepala Sekolah dengan cara pengisian lembar evaluasi yang dilakukan oleh siswa sendiri dalam bentuk buku siswa.
  4. Penghafalan pesan PHBS dalam kartu siswa oleh para siswa sebelum pelajaran dimulai
  5. Praktek pengenalan dan penggunaan jamban/kakus.
  6. Praktek Menggosok Gigi dan Potong Kuku tangan dan Kaki.
  7. Safari keliling desa serta pengenalan tempat-tempat jamban.
  8. Evaluasi capaian perilaku ber-PHBS.

PENGADAAN AIR BERSIH

  1. Air bersih adalah……………
Jernih, Tidak berbau, Tidak berwarna dan Tidak berasa/ tawar)
  1. Apa yang dimaksud dengan air sehat ?.
(Air sehat adalah air bersih yang sudah dimasak dan tidak mengandung bibit penyakit atau kuman penyakit).
  1. Darimana air bersih dapat diperoleh ?.
(Dari sumur pompa tangan (SPT), dari penampung air hujan (PAH) jika sumber air yang lain tidak ada, dari sumur gali (SGL) dan dari mata air yang dirawat serta disalurkan melalui perpipaan.
  1. Mengapa kebersihan air perlu dijaga ?.
Sebab air yang tidak bersih dapat menularkan berbagai penyakit : Mencret, Muntaber, Sakit Kulit, Cacingan
  1. Bagaimana penularan pe-nyakit melalui air yang tidak bersih ?.
Jika air yang mengandung bibit penyakit digunakan untuk : mencuci makanan, mencuci alat makan (piring, sendok dll), air minum, mandi dan gosok gigi.
  1. Bagaimana cara mempero-leh air minum yang sehat?.
  • § Ambil air dari sumber air yang bersih.
  • § Tangan dan tempat penampung air harus bersih.
  • § Tempat penyimpanan air (gentong) harus tertutup dan sering dibersihkan.
  • § Gayung pengambil air harus bersih.
  • § Masaklah air sampai mendidih sebelum diminum.
  • § Gunakan alat-alat minum yang bersih

INGAT : Air Bersih belum tentu Sehat. Masaklah dulu sebelum diminum

JAMBAN KELUARGA

  1. Apa yang dimaksud dgn jamban/WC
Jamban atau WC adalah bangunan yang digunakan untuk Buang Air Besar (BAB)
  1. Apa syarat-syarat jamban atau WC yang sehat.
Syaratnya : Cukup terang/penerangan cukup, Cukup lubang anginan, tidak menjadi sarang serangga seperti nyamuk, lalat, lipas, kecoa, Selalu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau tidak sedap, Lubang jamban sekurang- kurangnya 10 meter dari sumber air.
  1. Mengapa kita harus menggu- nakan jamban bila BAB
Sebab, dengan BAB dijamban, berarti mencegah tersebar-nya penyakit : Muntaber, Disentri/Diare dan tipus, Cacingan, serta gatal-gatal atau penyakit kulit.
  1. Ada berapa jenis jamban yang sehat ?
Jenis jamban antara lain : Jamban leher angsa (jamban jenis ini dibuat didaerah yang cukup air), Jamban Cemplung / cubluk (Jamban jenis ini dibuat untuk daerah yang kurang air)
INGAT : Kotoran manusia / tinja bisa mengandung bibit penyakit. Jadi dengan membuang Tinja dijamban, bibit penyakit mati didalamnya. Biasakan BAB dijamban sejak anak-anak.

SAMPAH

  1. Apa yang dimaksud dengan sampah ?.
Sampah adalah semua benda-benda yang kita buang.
  1. Gangguan atau bahaya apa saja yang ditimbulkan oleh sampah ?.
  • § Sampah dapat menimbulkan : pengotoran udara seperti bau busuk dan asap jika dibakar.
  • § Sampah dapat menyumbat saluran air, parit, got, sehingga dapat menyebabkan banjir, merusak jalan dan bangunan.
  • § Sampah dapat menimbulkan kecelakaan seperti luka terkena paku, beling, pecahan kaca atau dapat menyebabkan kebakaran.
  • § Sampah dapat menjadi sarang lalat, nyamuk, kecoa, tikus yang dapat menyebarkan bibit penyakit.
  1. Penyakit apa saja yang dapat ditimbulkan oleh sampah ?
Penyakit : Mencret, Muntaber, Disentri, Tipus, Gatal-gatal, koreng, kudis, kurap dan demam berdarah.
  1. Bagaimana cara membuang sampah yang benar ?
Sampah harus dibuang ketempat-tempat tertutup atau dimasukkan ke dalam kantung sampah/bak sampah bisa juga dikubur / dipendam dalam tanah.
  1. Keuntungan apa yang di-peroleh jika buang sampah dengan benar ?.
  • § Menghindari timbulnya penyakit.
  • § Menciptakan keindahan dan kenyamanan.
  • § Dapat dimanfaatkan sebagai pupuk
  • § Menjadi lingkungan yang bersih dan sehat.







Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.