Praktek Potong Kuku & Cukur Bulu Ternak Domba

  • I. PENDAHULUAN
  • Latar Belakang
    • Beternak domba merupakan salah satu usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kehidupan peternak karena keunggulannya. Akan tetapi, sebelum mempelajari tentang beternak domba hendaknya perlu diketahui terlebih dahulu mengenai sejarah atau asal usul ternak domba, prospek dan keuntungan ternak domba di Indonesia.
    • Beternak domba akan menjadi lebih mudah jika peternak melakukan tata laksananya dengan tepat, baik dalam perawatan, pemeliharaan, maupun pengembangbiakannya. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan teknik-teknik yang lebih spesifik.
    • Perawatan merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan yang tidak dapat diabaikan. Beberapa upaya perawatan yang harus dilakukan secara rutin diantaranya memandikan ternak, memotong kuku dan mencukur bulu.
  • Tujuan
    1. Tugas praktikum mata kuliah Ilmu Produksi Ternak Potong : Sub bahasan Ternak Domba.
    2. Mengetahui cara memotong kuku dan mencukur bulu yang baik.
    3. Mengetahui tujuan memotong kuku dan mencukur bulu.
    4. Mengetahui alat yang digunakan untuk memotong kuku dan mencukur bulu.
  • II. MATERI DAN METODE
  • Pemotongan Kuku
    • Materi : Pisau, Gunting dan Ternak domba
    • Metode  : Cara memotong kuku domba:
      1. Domba direbahkan dengan cara dipegang oleh dua orang agar domba diam saat kuku dipotong,
      2. Sebelum kuku domba dipotong, kaki dicelupkan terlebih dahulu ke air agar kuku tidak terlalu keras (lunak) saat dipotong.
      3. Keluarkan kotoran kuku.
      4. Gunting seluruh kuku yang panjang hingga rata.
      5. Potong tonjolan kuku di bawah tumit.
      6. Buang serpihan diantar kedua jari.
      7. Ratakan jaringan dibawah tumit.
  • Mencukur Bulu
    • Materi : Gunting dan Ternak domba
    • Metode : Cara Mencukur Bulu domba:
      1. Sebelum dicukur domba dimandikan agar tidak terlalu gembel dan memudahkan pencukuran.
      2. Pencukuran dimulai dari bagian perut, mengarah ke depan sejajar dengan punggung ternak
      3. Pengguntingan bulu jangan sampai mengenai dan melukai kulit.
      4. Sisakan guntingan bulu setinggi 0,5 cm.
      5. Domba yang sudah di cukur tampak bersih.
  • III. PEMBAHASAN
  • Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari usaha ternak domba maka campur tangan peternak sangat memegang peranan yang penting, yaitu dalam pemeliharaan dan perawatan. Perawatan merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan yang tidak dapat diabaikan. Beberapa upaya perawatan yang harus dilakukan secara rutin diantaranya memotong kuku dan mencukur bulu.
  • Pemotongan Kuku Domba
    • Kuku domba secara alami tumbuh dan bertambah panjang. Kuku yang tidak pernah dirawat dengan cara dipotong akan menggangu domba. Hal itu disebabkan keempat kaki domba tidak akan mendapatkan titik barat yang sama. Dengan demikian posisi domba yang sedang berdiri atau waktu berjalan sangat terganggu, terlebih bagi pejntan pemacek, sebab akan terasa sakit. Disamping itu, kuku yang panjang dapat menjadi sarang kotoran dan kuman penyakit sehingga dapat terjadi infeksi. Untuk itulah, kuku harus dipotong secara rutin.
  • Mencukur Bulu Domba
    • Bulu domba yang telah panjang, tetapi tidak pernah dirawat akan menjadi kotor dan gembel. Dalam kondisi tersebut, kuman penyakit dan parasit mudah bersarang ditubuh. Sebelum dilakukan pencukuran sebaiknya domba dimandikan terlebih dahulu agar pelaksanaan pencukuran lebih mudah. Pencukuran dilakukan dengan menggunakan gunting dan bulu disisakan sepanjang 0,5 – 1 cm. Domba dicukur pada saat bulu telah panjang, minimum satu tahun sekali. Pencukuran pertama dilakukan pada waktu domba telah berumur lebih dari 7 bulan agar domba tidak stres.
  • IV. KESIMPULAN
  • Dari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa sangat penting dilakukan pemotongan kuku dan pencukuran bulu karena jika tidak dilakukan akan berakibat fatal bagi ternak yang kita pelihara. Pemotongan kuku perlu dilakukan karena jika kuku tidak pernah dipotong maka kuku akan menjadi tebal, dan kotoran-kotoran yang penuh dengan kuman akan bersarang disana yang menyebabkan kuku bengkak dan terjadi infeksi sehingga domba akan pincang. Domba yang pincang akan malas bergerak bahkan mencari dan menuju tempat pakan juga susah dan menyebabkan bobot badan domba menurun karena tidak makan.
  • Pencukuran bulu perlu dilakukan apalagi pada daerah alat kelamin/alat reproduksinya karena jika bulu-bulu disekitar alat alat kelamin tidak dipotong pada saat domba kawin bulu-bulu yang telah rontok bisa masuk ke dalam alat kelamin betina dan menyebabkn infeksi pada organ kelamin betina. Untuk menghindari supaya tidak terjadi hal yang demikian pemotongan kuku dan pencukuran bulu harus rutin dilakukan.
  • Terimakasih dan semoga bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Tani-Ternak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s