[2] BAB II. PENGERTIAN MANAJEMEN

  • 1. Dasman April 2010
  • Materi Pokok Bahasan :
  • PENGERTIAN  MANAJEMEN ………………………………………………..
    1. Pengertian Manajemen …………………………………………………
    2. Prinsip Dasar Manajemen  ……………………………………………..
    3. Unsur-Unsur Manajemen ……………………………………………….
    4. Manajemen sebagai sebuah Profesi ……………………………….
    5. Tanggungjawab Manajemen …………………………………………..
  • BAB II. PENGERTIAN  MANAJEMEN
  • 2.1. Pengertian Manajemen
  • Berbagai perpustakaan online maupun off line dikunjungi, berbagai literature dalam dan luar negeri dibaca, akhirnya terkumpul sudah 315 pengertian manajemen. Tiga ratus lima belas pengertian manajemen tersebut, dianalisis titik temu kesamaan sekaligus perbedannya berbasis latar belakang pendidikan penulis sendiri adalah bidang manajemen.
  • Sehingga ketemu sudah terdapat Delapan  kelompok arti manajemen, yaitu :
  • (1) Manajemen juga sebagai proses.
    • Proses pencapaian hasil yang diinginkan via penggunaan sumber daya secara efisien.
    • Menurut pengertian manajemen sebagai suatu proses, berbeda-beda definisi yang diberikan oleh para ahli. Untuk memperlihatkan tata warna definisi manajemen menurut pengertian yang pertama itu, dikemukakan tiga buah definisi.
      1. Dalam Encylopedia of the Social Sience dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
      2. Selanjutnya,Hilman mengatakan bahwa manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.
      3. Menurut G.R. Terry manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbinganatau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. Manajemen juiga adalah suatu ilmu pengetahuan maupun seni. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalm kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen.
  • (2) Manajemen sbg suatu seni (Art) & sbg  ilmu pengetahuan (Science)
    • Menurut pengertian yang mengatakan bahwa manajemen adalah seni (Art) atau suatu ilmu pengetahuan banyak ahli yang berbeda pendapat. Segolongan mengatakan bahwa manajemen adalah seni dan segolongan yang lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenaran yang sama karena dalam menjalankan fungsi manajemen maka harus menguasai ilmu pengetahuan dengan berbagai gaya kepemimpinan (seni) dalam penerapannya.
    • Menurut Mary Parker Follet manajemen adalah suatu seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Definisi dari mary ini mengandung perhatian pada kenyataan bahwa para manajer mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara mengatur orang-orang lain untuk melaksanakan apa saja yang pelu dalam pekerjaan itu, bukan dengan cara melaksanakan pekerjaan itu oleh dirinya sendiri.
  • (3) Manajemen sebagai alat atau cara.
    • Ini mempunyai arti penggunaan manusia, uang, bahan-bahan, perlengkapan dan metode secara efektif demi mencapai tujuan.
  • (4) Manajemen sebagai kekuatan.
    • Artinya, sebuah kekuatan yang memimpin, memberi panduan, dan mengarahkan suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • (5) Manajemen sebagai sistem.
    • Sistem perilaku kerjasama manusia yang diarahkan dalam mencapai tujuan lewat aktifitas rasional berkesinambungan.
  • (6) Manajemen sebagai fungsi.
    • Ini berarti, fungsi dari dewan manajer atau sering disebut manajemen untuk menetapkan kebijakan, kebijaksanaan-kebijaksanaan serta bertanggung jawab dalam membentuk struktur organisasi untuk melaksanakan kebijakan yang ditetapkannya.
  • (7) Manajemen sebagai tugas.
    • Tugas daripada perencanaan, pengorganisasian, pemotivasian dan pengawasan mencapai satu atau lebih tujuan.
  • (8) Manajemen sebagai aktifitas.
    • Sebagai aktifitas kata manajemen merujuk pada arti pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melalui usaha-usaha yang dilakukan orang lain. Sebagai alat, sebagai kekuatan, sebagai sistem, sebagai proses, sebagai fungsi, sebagai tugas, dan sebagai aktifitas adalah tujuh kelompok arti manajemen. Manajemen memunculkan dirinya sebagai aktifitas yang dilakukan sekelompok orang dalam suatu sistem relationship dengan pertolongan sumber daya bersama seluruh fasilitas mencapai tujuan yang hendak diperoleh secara efektif dan efisien. Jadi dengan kata lain, segenap orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen.
    • Itulah manajemen, tetapi menurut Stoner bukan hanya itu saja. Masih banyak lagi sehingga tak ada satu definisi saja yang dapat diterima secara universal. Menurut James A.F.Stoner, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    • Dasman-7
  • Dari gambar 4 di atas menunjukkan bahwa manajemen adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
  • Dalam Pengertian lain bahwa “Manajemen merupakan ilmu tentang upaya manusia untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai tujuan secara efektif & efisien”
  • Dasman-8
  • 2.2.  Prinsip Dasar Manajemen
  • Manajemen sering didefinisikan sebagai “pencapaian tujuan melalui orang lain”. Kedengarannya memang terlalu sederhana, akan tetapi memberi kita gambaran tentang beberapa hal mendasar.
    1. Pokok yang pertama berkaitan dengan “pencapaian tujuan”. Manajemen selalu berkaitan dengan sebuah usaha untuk mencapai tujuan tertentu dan bukan semata-mata sebuah posisi atau jabatan di dalam perusahaan. Banyak orang memiliki jabatan “manajer”, akan tetapi dalam kenyataannya mereka hanya menjalankan kedudukan dan bukan mengarahkan sesuatu ke arah pencapaian tujuan yang tertentu.
    2. Pokok yang kedua adalah berkaitan dengan aspek “melalui orang lain”. Sebagai sebuah aktivitas, manajemen selalu menyangkut orang-orang lain, yakni bawahan-bawahan; dan pada usaha untuk mengarahkan atau mengkoordinasi kerja dari orang-orang tersebut. Meskipun setiap manajer memang memiliki tugas-tugas khusus yang hanya bisa dilakukan olehnya, peran seorang manajer lebih didasarkan pada kenyataan bagaimana dia mengkoordinasi dan mengarahkan aktivitas-aktivitas bawahannya. Dalam arti ini, seorang manajer seharusnya lebih mementingkan pencapaian hasil dari para bawahannya daripada prestasinya sendiri. Sebab pencapaian hasil bersama itulah yang menentukan keberhasilan dari organisasi secara keseluruhan.
  • 2.3. Unsur-unsur Manajemen
  • Unsur – unsur Manajemen Terdiri dari 6 M:
    1. Man (Manusia), misal: Tenaga kerja (karyawan, buruh)
    2. Material (Barang), misal: Bahan baku, bahan pelengkap, spare part
    3. Machine (Mesin)
    4. Money (uang/ modal)
    5. Method (Metode)
    6. Market (pasar)
  • 2.4. Manajemen sebagai sebuah profesi
  • Sebagai sebuah profesi, manajemen memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:
    1. Merupakan sebuah spesialisasi yang memiliki prinsip-prinsip, ketrampilan dan teknik-teknik analisis tertentu,
    2. Memiliki aturan main dan kode etik tertentu.
    3. Bersifat universal. Manajer-manajer yang sudah terlatih baik bisa dengan mudah dipindahkan dari industri yang satu ke industri yang lain. Meskipun untuk ini ada catatan, yakni: Untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan pengetahuan teknis tertentu yang semula tidak dimiliki oleh seorang manajer, sebuah proses transfer belum bisa dijamin berhasil sebelum ketrampilan teknis tersebut bisa dipelajari lebih dahulu. Misalnya, seorang bekas jendral angkatan darat sudah pensiun dan diserahi posisi sebagai presiden direktur sebuah pabrik. Sebelum dia mengambil posisi tersebut dia berkeliling selama setahun ke fasilitas-fasilitas pabrik itu dan belajar tentang proses-proses teknis bisnis pabrik tersebut. Setelah itu barulah pengalaman dan ketrampilan manajerial yang dimilikinya di angkatan darat bisa lebih efektiv.
  • 2.5. Tanggung jawab manajemen:
    • Manajemen di dunia usaha, baik for profit maupun sosial, setidak-tidaknya bertanggung jawab pada empat kelompok: para pemegang saham atau Yayasan pendiri, karyawan / pekerja, pelanggan, dan masyarakat umum.
    • Kepada para pemegang saham, manajemen bertanggung jawab untuk melindungi modal yang ditanamkan dan mengusahakan hasil yang lebih dari penanaman modal tersebut. Manajemen tidak hanya bertanggung jawab untuk hasil jangka pendek tetapi juga hasil jangka panjang.
    • Kepada karyawan atau pekerja manajemen memiliki berbagai jenis tanggung jawab. Manajemen harus berusaha untuk menyediakan pekerjaan yang tetap dengan upah yang memadai; menjaga kondisi dan keselamatan kerja yang baik; dan rasa aman secara ekonomis setelah masa pensiun.
    • Kepada pelanggan manajemen harus menyediakan produk berkualitas dengan harga yang bersaing dan menyediakan pelayanan perbaikan atau perawatan yang memadai.
    • Kepada masyarakat umum, manajemen bertanggung jawab untuk selalu menjadi anggota masyarakat yang baik. Ini berarti ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, menjaga lingkungan dari pencemaran, dsb.
    • 250px-Mickey_Mouse.svgimages (6)images (18)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s