[2] BAB II. ILMU EKONOMI

  • IEU
  • MATERI POKOK BAHASAN :
    1. Sejarah Ilmu Ekonomi  …………………………………………………………………………………..
    2. Pengertian Istilah Ilmu Ekonomi   …………………………………………………………………..
    3. Alasan dan Tujuan mempelajari Ilmu Ekonomi   ………………………………………………
    4. Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi   ………………………………………………………………………
    5. Kegiatan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro  …………………………………………………
  • BAB II. ILMU EKONOMI
  • IEU-5
  • Perkembangan Ilmu Ekonomi  
  • Secara tidak formal, ilmu ekonomi muncul seiring dengan diturunkannya manusia di Bumi seiring dengan adanya kebutuhan-kebutuhan manusia (kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.) berkaitan dengan masalah ekonomi.
  • Tahap-tahap kehidupan ekonomi manusia (George Frederich List,1789-1846)
    1. Tahap perburuan dan perikanan
    2. Peternakan
    3. Pertanian
    4. Pertanian dan kerajinan setempat
    5. Pertanian, industri, perniagaan internasional
    6. Sekarang….?
  • IEU-6
  • 2.2. Pengertian istilah / definisi Ilmu ekonomi
  • Istilah ekonomi yang kita kenal saat ini berasal dari kata “Oikonomie” yang ditulis oleh Aristoteles dalam kitabnya yang berjudul “Negara”.
  • Di dalam kitab itu dibedakan antara arti oikonomi yang menyelidiki peraturan-peraturan rumah tangga dan “Chremastiti” yang mempelajari peraturan-peraturan tukar-menukar. Aristoteles dengan kitabnya itu telah diakui sebagai kaum perintis jalan bagi ekonomi yang bersifat teori.
  • Peraturan-peraturan rumah tangga mengandung makna bahwa kepala rumah tangga mengandung makna bahwa kepala rumah tangganya.
  • Jika suatu “oikos” (rumah tangga) mempunyai kelebihan sesuatu, maka sudah menjadi kewajaran untuk dipertukarkan dengan barang dan jasa lain yang berlebihan di rumah tangga yang lain.
  • Dalam perkembangan lebih lanjut, pengetahuan ekonomi telah menjadi suatu “ilmu pengetahuan” karena memiliki sifat-sifat “ilmu” yaitu :
    1. Pengetahuan ekonomi diperoleh dengan metode/tata cara ilmiah. Metode ilmiah menekankan pada keruntutan berpikir (sistematika), asumsi atau anggapan untuk berlakunya pengetahuan yang diperoleh, dan pengujian di alam yang nyata.
    2. Pengetahuan ekonomi mampu menjelaskan fenomena/gejala di alam yang nyata menjadi suatu abstraksi/sari yang bersifat general (berlaku umum).
    3. Pengetahuan ekonomi mampu memprediksikan/memperkirakan kejadian yang akan datang Dalam hal ini tentu saja harus didukung oleh asumsi dasarnya karena sering prediksi tidak cocok disebabkan asumsi tersebut tidak berlaku lagi.
  • Ilmu ekonomi termasuk golongan Ilmu Sosial dan adakalanya dinamakan “ratu” ilmu-ilmu sosial mengingat di dalam kelompok ilmu-ilmu sosial tersebut ilmu ekonomilah yang pertama menggunakan metode kuantitatif dalam analisa-analisanya.
  • Perhatian yang utama dalam Ilmu Ekonomi adalah untuk menelaah “Bagaimana seharusnya menggunakan sumberdaya yang terbatas untuk memenuhi kepuasan akhir”.
  • Sekarang ini ada banyak definisi mengenai Ilmu Ekonomi. Samuelson, P. A (1973) dalam buku “Ekonomics” mendefinisikan Ilmu Ekonomi sebagai berikut :
    • “Ilmu ekonomi adalah suatu telaah mengenai bagaimana seharusnya manusia/ masyarakat menentukan pilihannya, baik dengan atau tanpa menggunakan uang dalam menggunakan sumberdaya yang terbatas jumlahnya dan yang mempunyai alternatif penggunaan untuk menghasilkan barang serta jasa kemudian menyebarkannya baik untuk keperluan sekarang atau masa yang akan datang di antara anggota-anggota masyarakat”.
  • Definisi lain dapat dibuat sebagai berikut :
    • “ Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan materiil sepuasnya-puasnya dengan sumberdaya yang terbatas:.
  • Hal penting yang harus menjadi perhatian bagi mahasiswa adalah bahwa :
    1. “Definisi bukanlah Hukum, melainkan keterangan pemakaian kata yang didefinisikan tersebut”.
    2. Dengan demikian sudah sewajarnya setiap orang dapat mendefinisikan berdasarkan pengertiannya masing-masing untuk membuat perkataan maupun pernyataan yang diungkapkan.
    3. Perkataan Ekonomi dapat didefinisikan dengan baik jika definisi itu terdapat ungkapan :
      1. Kebutuhan materiil (barang dan jasa yang dapat di ukur) yang harus dipuaskan.
      2. Sumberdaya (alam, tenaga kerja, modal, kecakapan) yang tebatas (langka) jumlah dan kwalitas
      3. Adanya upaya (aktifitas) manusia untuk memenuhi kebutuhan materiil tersebut.
  • Dalam upaya memenuhi kebutuhan, manusia memerlukan barang dan jasa. Barang dan jasa tersebut tidak tersedia begitu saja, tetapi harus dibuat dengan pengorbanan tertentu.
  • Daging sapi yang menjadi bahan pangan untuk kepuasan manusia tidak tersedia secara langsung tetapi melalui proses yang panjang.
  • Bermula dari rumput kemudian melibatkan kegiatan manusia untuk mengelola lahan, sapi dan modal sampai menjadi daging yang siap dimakan telah terjadi perubahan bentuk, sifat, tempat dan waktu.
  • Perubahan-perubahan tersebut mengarah pada suatu perubahan barang dan jasa yang kurang berguna menjadi barang yang lebih berguna untuk memenuhi kepuasan manusia.
  • Dalam hal ini Profesor Paul Anthony Samuelson, seorang ahli ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), telah mengumpulkan sekurang-kurangnya enam buah definisi dari berbagai ahli lain.
  • Keenam definisi itu masing-masing adalah sebagai berikut :
    1. Ilmu ekonomi, atau ekonomi politik (politicale conomy)a, dalah suatu studi tentang kegiatan-kegiatan yang dengan atau tanpa menggunakan uang, mencakup atau melibatkan transaksi-transaksip ertukaran antarmanusia’
    2. Ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber-sumber produktif (tanah, tenaga kerja, barang-barang modal semisal mesin, dan pengetahuanteknik) yang langka dan terbatas jumlahnya, untuk menghasilkan berbagai barang (misalnya gandum daging, mantel, perahu layar, konser musik, jalan raya, pesawat pembom) serta mendistribusikan (membagikan)nya kepada pelbagai anggota masyarakat untuk mereka pakai/konsumsi.
    3. Ilmu ekonomi adalah studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari, (untuk) mendapat dan menikmati kehidupan.
    4. Ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya.
    5. Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang kekayaan.
    6. Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.
  • Kesimpulan secara umum Definisi Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk mencapai keuntungan yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
  • Pencapaian kesejahteraan dengan menerapkan Prinsip Ekonomi adalah suatu proses ekonomi dengan Input yang terbatas (minimal) untuk menghasilkan output yang maksimal sehingga dapat dipergunakan bagi kepentingan manusia.
  • 2.3. Alasan dan Tujuan mempelajari Ilmu Ekonomi
  • Alasan dasar dalam mempelajari Ilmu ekonomi antara lain : Tindakan Ekonomi, Motif Ekonomi dan Prinsip Ekonomi
  • a). Tindakan ekonomi
  • Tindakan Ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal.
  • Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
    1. Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
    2. Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
  • b).  Motif Ekonomi
  • Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:
    1. Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
    2. Motif ekstrinsik, disebut sebagi suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.
  • Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:
    1. Motif memenuhi kebutuhan
    2. Motif memperoleh keuntungan
    3. Motif memperoleh penghargaan
    4. Motif memperoleh kekuasaan
    5. Motif sosial / menolong sesama
  • c).  Prinsip Ekonomi
  • Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
  • Dengan demikian manusia mempelajari ilmu ekonomi untuk :
    1. Membantu dalam pengambilan keputusan
    2. Membantu memahami usaha masyarakat
    3. Memahami masalah-masalah global
    4. Bermanfaat dalam membangun masyarakat
  • Ada sepuluh (10) Principle ekonomi yaitu :
    1. Seseorang menghadapi Tradeoffs dalam hidupnya.
      • “There is no such thing as a free lunch!” (Tidak ada yang gratis di dunia ini.Bagaimana anda memahami ini ?). Dalam realitas hidup banyak pilihan  dan antara berbagai alternatif yang bisa dipilih maka individu harus membuat keputusan. Untuk mendapatkan sesuatu, umumnya kita mengorbanan sesuatu yang lain. Contoh : Membeli Peralatan Perang  Vs Membangun sistem cadangan pangan, Belajar  Vs  Nonton TV, Waktu luang  Vs Bekerja, Efisiensi Vs Kemerataan(Efficiency artinya masyarakat mendapatkan yang terbanyak atas penggunaan sumberdaya yang langka. Equity artinya benefit dari sumberdaya yang dimiliki didistribusikan secara baik diantara anggota masyaraka).
    2. Biaya dari sesuatu adalah berapa yang anda korbankan untuk memperolehnya
      • Keputusan membutuhkan pembandingan biaya dan benefit atas alternatif yang dimiliki. Apakah meneruskan ke PT atau bekerja ?. Apakah belajar atau  main-main ?. Apakah pergi kuliah atau tidur ?. Opportunity cost  sesuatu yang dipertimbangkan adalah apa yang dikorbankan untuk menghasilkan sesuatu itu.
    3. Orang yang rasional berpikir atas margin dari berbagai alternatif yang bisa dipilih.
      • Seorang pengambil keputusan yang rasional hanya akan mengambil tindakan jika dan hanya jika keuntungan marginalnya melebihi biaya marginalnya.
    4. Seseorang respon/ tangap terhadap insentif.
      • Perubahan marginal dari biaya dan benefit menyebabkan perubahan pula pada respon/ tanggapan seseorang untuk berperilaku. Kebijakan yang dapat mengubah insentif akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung. Perubahan marginal dari biaya dan benefit menyebabkan perubahan pula pada respon/ tanggapan seseorang untuk berperilaku. Kebijakan yang dapat mengubah insentif akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung
    5. Perdagangan dapat membuat seseorang lebih baik (better Off).
      • Seseorang akan diuntungkan dari kemampuannya berdagang  dengan pihak lain. Kompetisi merupakan implikasi dari adanya keuntungan adalah perdagangan. Trade memungkinkan orang berspesialisasi pada apa yang paling baik baginya.
    6. Pasar biasanya cara yang paling baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi
      • Perekonomian pasar (market economy) adalah ekonomi yang mengalokasikan sumberdaya melalui keputusan yang terdesentralisasi pada banyak firms dan rumahtangga dimana satu sama lainnya berinteraksi dalam pasar barang dan jasa. Rumahtangga memutuskan apa yang dibeli dan dimana akan bekerja.
      • Firms memutuskan siapa yang akan dipekerjakan dan apa yang dihasilkan.
      • Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh Adam Smith bahwa semua rumah tangga dan perusahaan yang berinteraksi di pasar, seolah-olah dibimbing oleh suatu kekuatan (invisible hand).
        1. Karena rumahtangga dan perusahaan mengamati harga ketika memutuskan apa yang akan dibeli atau dijual, mereka tanpa sadar menghitung biaya sosial atas tindakannya.
        2. Sebagai hasilnya, harga mengarahkan pengambil keputusan untuk mendapatkan hasil yang dalam banyak hal cenderung memaksimalkan kesejahteraan masyarakat.
    7. Pemerintah adakalanya dapat memperbaiki hasil mekanisme pasar
      • Kegagalan pasar (Market failure) terjadi ketika pasar gagal mengalokasikan sumberdaya secara efisien. Ketika terjadi kegagalan pasar maka pemerintah dapat campurtangan untuk tercapainya efisiensi dan pemerataan
      • Kegagalan pasar berpeluang terjadi dengan sebab :
        1. Eksternalitas, dimana merupakan akibat dari tindakan seseorang atau perusahaan yang mempengaruhi kesejahteraan pihak diluar aktifitas tersebut
        2. Kekuatan pasar (market power), dimana merupakan kemampuan satu orang atau perusahaan yang sangat berpengaruh terhadap harga pasar
    8. Standart hidup bergantung pada kemampuan produksi suatu negara
      • Hampir semua variasi standart hidup adalah dijelaskan dengan perbedaan produktifitas suatu negara.
      • Produktifitas merupakan sejumlah barang dan jasa yang diproduksi untuk setiap jam waktu seorang pekerja
    9. Harga meningkat jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak
      • Inflasi adalah kenaikan di dalam keseluruhan tingkat harga dalam suatu perekonomian.
      • Salah satu yang menyebabkan inflasi adalah pertambahan jumlah uang. Ketika pemerintah mencetak uang dalam jumlah yang besar, nilai dari uang akan jatuh.
    10. Dalam jangka pendek masyarakat menghadapi tradeoff antara inflasi dan pengangguran.
  • Kesimpulan :
    1. Individu membuat keputusan – trade-off dari pelbagai alternatif.
    2. Biaya dari suatu keputusan diukur dengan dengan kesempatan yang hilang (foregone opportunities).
    3. Masyarakat yang rasional membuat keputusan dengan membandingkan tingkat perubahan biaya dan perubahan benefit Masyarakat akan merubah perilakunya sebagai respon atas insentif yang mereka hadapi
    4. Perdagangan dapat menciptakan kondisi yang saling menguntungkan
    5. Pasar pada umumnya merupakan cara yang baik mengkoordinasi perdagangan diantara masyarakat
    6. Pemerintah punya potensi memperbaiki outcome pasar jika ada kegagalan pasar atau jika outcome pasar tidak seimbang.
    7. Produktifitas merupakan sumber utama pada pembentukan standart hidup
    8. Pertambahan uang merupakan sumber utama inflasi
    9. Dalam jangka pendek masyarakat menghadapi trade off antara inflasi dan pengangguran
  • 2.4. Ruang lingkup Ilmu Ekonomi
  • Hal-hal yang dipelajari Ilmu Ekonomi :
    1. Kelangkaan (Scarcity)
    2. Pilihan-pilihan (Choices)
    3. Biaya Kesempatan (Opportunity Cost)
  • Masalah-Masalah Ekonomi
    1. Apa yang harus diproduksi
    2. Berapa jumlah barang yang diproduksi
    3. Bagaimana cara memproduksinya
    4. Untuk Siapa barang diproduksi
  • Syarat Ekonomi :
    1. Sumberdaya terbatas
    2. Proses
    3. Output bernilai ekonomi tinggi.
  • IEU-7
  • Berdasarkan syarat Ekonomi, maka dapat dibuat telaah prinsip ekonomi dan Produksi.
  • Prinsip Ekonomi      : Input terbatas yang minimal – Proses – Output yang maksimal.
  • Prinsip Berproduksi : Input – Proses – Out put
  • Perbedaan Antara Prinsip Ekonomi dengan Prinsip Berproduksi adalah
    1. Prinsip Berproduksi = Efektifitas
    2. Prinsip Ekonomi      = Efektifitas dan Efisiensi (Nilai Uang)
  • Jadi Ilmu Ekonomi Ekonomi Usaha Peternakan adalah Suatu Ilmu yang menerapkan prinsip berproduksi dan prinsip ekonomi dalam usaha bidang peternakan.
  • Penggolongan kebutuhan manusia antara lain didasarkan pada :
    1. Berdasarkan Jenis/Macamnya terbagi menjadi Kebutuhan Jasmani dan Rokhani
    2. Berdasarkan prioritas/urgensinya yaitu : Kebutuhan Primer, Sekunder dan tertier.
  • IEU-8
  • IEU-9
  • Penjelasan
    1. Ekonomi deskriptif adalah suatu ilmu yang berusaha mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan tentang suatu masalah ekonomi
    2. Teori Ekonomi adalah suatu ilmu ekonomi yang mencoba menerangkan bekerjanya sistem perekonomian
    3. Ekonomi Terapan adalah suatu ilmu ekonomi yang menggunakan hasil pemikiran yang terkumpul dalam ekonomi untuk menerangkan diskriptif fakta-fakta yang dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif
    4. Ekonomi Mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari tentang kegiatan-kegiatan ekonomi dari unit-unit ekonomi individual sebagai bagian kecil dari keseluruhan kegiatan ekonomi. Misalnya tentang produksi, konsumen, harga, upah, dan biaya
    5. Ekonomi Makro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara agregative (keseluruhan) atau membicarakan perekonomian sebagai suatu keseluruhan dan mengabaikan unit-unit individu serta masalah-masalah yang dihadapinya. Misalnya pendapatan nasional, produksi secara nasional, konsumsi nasional, tabungan, investasi.
  • 2.5. Kegiatan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
  • Beberapa Aspek yang dianalisis Ekonomi Mikro adalah sebagai berikut :
    1. Interaksi di Pasar Barang
    2. Perilaku Produsen dan Konsumen
    3. Interaksi di Pasar Faktor produksi
  • Peranan Matematika Dalam Ilmu Ekonomi Mikro adalah sebagai berikut :
    1. Matematika sebagai alat analisis
    2. Matematika Ekonomi
    3. Analisis Grafis
  • Metodologi dalam Ilmu Ekonomi Mikro adalah sebagai berikut :
    1. Teori Ekonomi
    2. Model Ekonomi
    3. Metode dan Hukum Ekonomi
    4. Deduktif dan Induktif
    5. Cetaris Paribus dan Fallacy of Composition
    6. Ekonomi Positif dan Normatif
  • Penjelasan
    1. Teori Ekonomi adalah suatu teori yang menjelaskan suatu aktivitas ekonomi dari tahap Input – Proses – Output baik pada skala rumah tangga (somah tani) maupun skala perusahaan.
    2. Model Ekonomi adalah suatu model status manusia dalam kehidupan ekonomi, seperti terlihat pada Gambar 5.
      • IEU-10
    3. Metode dan Hukum Ekonomi adalah suatu cara dan prinsip untuk menunjukkan hubungan antara peristiwa-peristiwa ekonomi (tindakan-tindakan ekonomi).
    4. Deduktif adalah suatu Metode ekonomi yang mengadakan penjelasan dengan menggunakan cara berpikir yang berpangkal pada hal-hal yang bersifat umum untuk mencapai kesimpulan yang bersifat khsusus.
    5. Induktif adalah Metode ekonomi yang mengadakan penjelasan dengan menggunakan cara berpikir yang berpangkal pada hal-hal yang bersifat khsusus untuk mencapai kesimpulan yang bersifat umum
    6. Cetaris Paribus adalah Fallacy of Composition adalah suatu metode ekonomi yang menjelaskan pola hubungan causal (sebab akibat / timbal balik) atau hubungan Fungsional (hubungan yang saling mempengaruhi)
    7. Ekonomi Positif adalah suatu model ekonomi yang beraktivitas produktif.
    8. Ekonomi Normatif adalah suatu model ekonomi yang didasarkan pada kebutuhan manusia (bisa konsumtif dan produktif).
  • Permasalahan dalam Ekonomi Makro adalah sebagai berikut :
    1. Masalah Stabilitas atau Jangka Pendek. Misalnya : Inflasi, Pengangguran dan Ketimpangan Neraca Pembayaran
    2. Masalah Pertumbuhan atau Jangka Panjang. Misalnya : Pertumbuhan penduduk, pertumbuhan kapasitas produksi, dana, investasi
  • Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain :
    1. Tingkat Kesempatan Kerja Penuh
    2. Stabilitas Harga
    3. Peningktan Kapasitas Produksi
    4. Tingkat Pendapatan Nasional yang Tinggi
    5. Neraca Pembayaran yang Seimbang
    6. Distribusi Pendapatan yang Merata
  • Beberapa Kebijasanaan Pemerintah
    1. Tingkat Pendapatan Nasional yang Tinggi
    2. Tingkat Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi
    3. Kesempatan Kerja yang Tinggi
    4. Kesempatan pendapatan yang lebih merata
  • Sistem Perekonomian
    • Sistem Ekonomi yaitu interaksi dari unit-unit ekonomi yang lebih kecil (para produsen dan konsumen) kedalam unit ekonomi yang lebih besar.
  • Faktor-Faktor Sistem Ekonomi
    1. Sistem Pemilikan Sumber Daya atau Faktor-Faktor Produksi
    2. Prestasi Kerja/Produktivitas Kerja
    3. Peran pemerintah dalam mengatur, mengarahkan serta merencanakan kegiatan ekonomi
  • Klasifikasi Sistem Perekonomian
  • A) Sistem Liberal (Kapitalisme)
    • Yaitu sistem perekonomian dimana seluruh faktor-faktor produksi berada di swasta, sedangkan peran pemerintah hanya sebatas pada masalah-masalah tertentu. Misalnya hukum, politik, keamanan
  • B) Sistem Sosialis
    • Yaitu suatu sistem dimana alat-alat produksi merupakan milik bersama dan barang-barang didistribusikan kepada para pekerja sesuai dengan jasa dalam proses produksi. Atau dengan kata lain faktor-faktor produksi dikuasai oleh pemerintah sedangkan peran swasta hampir tidak ada.
  • C) Sistem Campuran
    • Yaitu sistem perekonomian dimana  faktor-faktor produksi strategis berada di pemerintah, sedangkan pihak swasta diberi peran dalam mengelola faktor-faktor produksi lainnya.
  • Pendapatan Nasional
    1. Pendapatan nasional berupa uang (earning), yaitu nilai yang dinyatakan berupa nilai uang barang-barang yang dikonsumsi pada tahun yang bersangkutan ditambah dengan investasi netto yang dilakukan pada tahun tersebut.
    2. Pendapatan nasional nyata (riil), yaitu merupakan suatu arus benda atau barang (flow of goods).
    3. Antara pendapatan nasional uang dan pendapatan nasional nyata terdapat hubungan yaitu 1) Pendapatan nasional nyata adalah pendapatan nasional berupa uang pertingkat harga umum. Dengan perkataan lain pendapatan nasional nyata atau riil merupakan pendapatan nasional berupa uang yang sudah dinyatakan pada tingkat harga yang berlaku.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan Nasional
    1. Jumlah dan kualitas faktor-faktor Produksi yang tersedia
    2. Tingkat pembagian kerja
    3. Besarnya perusahaan
    4. Metode produksi yang digunakan
    5. Pengetahuan ilmiah yang dimiliki penduduk
  • Beberapa Istilah dalam Pendapatan Nasional
    1. GNP (Gross National Product) = Produk Nasional Bruto
    2. NNP (Nett National Product)   = Produk Nasional Netto
    3. NI (National Income)                = Pendapatan Nasinaonal
    4. Personal Income                         = Pendapatan Perorangan Bruto
    5. Disposible Income = Pendapatan siap dibawa pulang untuk di konsumsi
  • images (9)PHTIANNNmotor-nikmatnyamengendarimotorberkanopi-b

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s